This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Blogger templates

BUDIDAYA JAMUR TIRAM

Senin, 10 Desember 2012

SERTIFIKAT/PENGHARGAAN



Sabtu, 08 Desember 2012

INOVASIKU UNTUK NEGERI











Jumat, 07 Desember 2012

Temu Nasional V PNPM Mandiri di Jakarta


Temu Nasional V PNPM Mandiri berlangsung selama dua hari dari tanggal 4-5 Desember 2012 di hotel Crown Plasa Jakarta, dengan tema“Membangun Kemitraan Dalam Penanggulangan Kemiskinan Menuju Sebuah Gerakan” melalui peta jalan PNPM Mandiri.
Pada Temu Nasional PNPM V ini dihadiri 75 bupati/walikota, unsur dinas, kementrian dibawah koorditor Kesra

Rabu, 21 November 2012

Refleksi Pemberdayaan


REFLEKSI PEMBERDAYAAN - TELUR PECAH
(Foto ditemukan dari FB)

Telur jika dipecahkan dari luar, maka "kehidupan dalam telur akan mati...!".

Tetapi Jika telur pecah sendiri dari dalam (oleh yang hidup di dalam), maka akan "lahir Kehidupan Baru ...!".

Pemberdayaan Masyarakat tidak dapat dipaksakan dari luar, karena akan mematikan dinamika kehidupan masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat yang tumbuh dari dalam masyarakat sendiri (development from within), maka akan lahir kehidupan masyarakat baru yang lebih manusiawi, bermartabat, partisipatif, dll..

Oleh karena itu, kuncinya adalah memberi ruang bagi tumbuhnya motivator, katalisator dan dinamisator dari masyarakat setempat yang menjadi ujung tombak dan dinamisator lahirnya kehidupan masyarakat yang baru...

Pihak luar, perannya tidak lebih dari fasilitator...!
 — 

Selasa, 06 November 2012

PNPM MPd Kabupaten Buleleng

Kamis, 25 Oktober 2012

MENUJU TERANG


Jumat, 19 Oktober 2012

Desa Pakraman Tohjiwa


Sabtu, 13 Oktober 2012




Kamis, 11 Oktober 2012

Cermin diri 2


Kamis, 20 September 2012

Perempuan bersemangat, laki-laki jangan kendor.....

Di balik kesuksesan seorang pria pasti ada seorang perempuan”. Pepatah lama ini memang benar adanya. Sebab seorang pria bahkan setiap anak yang tidak pernah merasakan kelembutan dari seorang perempuan akan menjadi sosok manusia yang angkuh dan kasar. Meskipun ia dapat meraih kesuksesan yang luar biasa namun kesuksesan tersebut akan hampa terasa.
 Begitu besarnya pengaruh seorang perempuan tehadap kehidupan yang ada di dunia ini. Sehingga kita harus menghoramti seorang perempuan, baik ibu kita maupun istri kita yang telah banyak ikut serta dalam kehidupan sehari-hari kita. Perempuan-perempuan ini memang pantas untuk diperlakukan seperti ini.


Sebab kita melihatnya dari sudut pandang seorang manusia yang memang memiliki kodrat  sederhana, baik hati, tulus dan lembut. Dibalik semua itu ternyata kita temukan semangat kerja dan pengabdian yang tulus ada dalam dunia perempuan demi masa depan anak cucu  kita.
Sangatlah tepat kalau setiap saat perempuan selalu dilibatkan dalam pembangunan negeri ini. PNPM Mandiri Perdesaan dan beberapa program pembangunan lainnya sudah melibatkan kaum perempuan dan bahkan memberikan tempat khusus dalam menghormati dan menjunjung tinggi harkat dan martabat perempuan.
Di PNPM Mandiri Perdesaan perempuan dilibatkan sebagai pelaku program sebagai kader perempuan dan  sediakan tempat dan waktu khusus untuk bermusyawarah menggagas dan menentukan kebutuhan dari kaum perempuan yang disebut sebagai Musyawarah Khusus Perempuan (MKP).
Cerminan dari ide dan kebutuhan mereka tertuang dalam kesempatan ini, yang selanjutnya akan mereka bawa dengan semangat dan kemampuan mereka diperjuangkan dalam Musyawarah-musyawarah berikutnya.
Banyak perempuan yang mencoba mengekspresikan diri lewat bekerja. Mereka berpikir, dengan bekerja harkat dan martabatnya dapat terangkat. Ternyata pemikiran tersebut tidak pernah hilang meskipun mereka sudah berumah tangga. Menurut para perempuan bekerja bukan saja bisa menghasilkan uang namun dapat mengaktualisasikan diri serta mengembangkan potensi diri yang dimiliki.
PNPM Mandiri Perdesaan menjawab dan menyediakan bantuan permodalan khusus untuk kelompok-kelompok perempuan hal tersebut.  Melalui Simpan Pinjam Kelompok Perempuan Atau SPKP.
Semangat dan kemampuan kaum perempuan juga mereka tunjukan dimasyarkat bahwa mereka mampu dan bisa dalam membangun sarana dan prasarana untuk memmbangunan desa dengan gotong royong dan sebagai tenaga perempuan dalam pelaksanaan kegiatan.

Ternyata oh ternyata perempuan tidak hanya mampu di dapur, di sumur dan di kasur seperti apa pernah kita dengar dalam sebuah lagu. Bagaimana kita sebagai laki-laki?, Berikan dorongandan jangan pernah kendor semangat kita untuk maju bersama perempuan..

Berbekal pengabdian dan ketulusan hati melayani sesama dalam keterbatasan

                    Desa Bengkala sebuah Desa yang terletak di Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng merupakan Desa tua yang menurut penemuan prasasti yang ditemukan oleh salah seorang warga diperkirakan berumur 832 tahun. Sampai saat ini Desa Bengkala di huni oleh 600 KK yang terdiri dari 10 KK warga tuli bisu, dan 590 KK warga normal. 
                Saat ini Desa Bengkala dipimpin oleh Perbekel Bapak I Made Astika, warga masyarakat Bengkala hidup tentram, damai dan saling ketergantungan dengan semua warga masyarakat baik warga normal maupun warga tuli bisu ( dalam bahasa daerah Bali “Kolok” ). 
             Kehidupan sehari-hari warga masyarakat Desa Bengkala mayoritas sebagai petani dan peternak. Hasil yang menonjol dan dikenal masyarakat luas adalah tanaman Paria dan kunyit disamping juga ada tanaman hortikultura lainnya seperti mangga dan rambutan Warga masyarakat Desa Bengkala dari dulu dikenal masyarakat luas sebagai desa yang banyak memiliki warga tuli bisu ( kolok ) dibandingkan desa lain.             
         Menurut ketua LPM Putu Redana keberadaan warga tuli bisu selalu membaur dan hidup berdampingan serta saling membutuhkan dengan warga normal sehingga sulit membedakan antara warga normal dan warga tuli bisu. Kendatipun warga “kolok” merupakan warga cacat namun mereka selalu ikut dalam pengabdian di desa. Itu terbukti warga “kolok” ikut menjadi hansip sebagai keamanan di desa bersama warga normal dan dalam pengabdian di desa adaptasi warga kolok sebagai sepesialis penggali kuburan bagi warga masyarakat yang meninggal, itu dibenarkan oleh kelian Desa Pakraman/Adat Bengkala Jro Made Cincin. Keberadaan warga kolok Desa Bengkala dikenal sampai diseluruh Nusantara bahkan manca Negara lewat kegiatan seni yang paling unik yaitu “Janger Kolok”.Keberadaan janger kolok dibengkala sampai saat ini dipimpin oleh warga kolok yang bernama I Wayan Getarika atau oleh warga masyarakat dikenal dengan nama Kolok Getar.Kolok Getar adalah sosok laki-laki sederhana kira-kira berumur 50 tahun yang memiliki 4 oarang anak, 2 laki-laki dan 2 perempuan semuanya kolok. Yang paling menarik dari Bapak 4 orang anak ini keahliannya dalam pemasang jaringan pipa air bersih sehinga warga masyarakat dapat menikmati air untuk keperluan sehari-hari. 
              Menurut ketua UPS ( Unit Pengelola Sanitasi Air Bersih ) I Nyoman Arta. Kolok Getar menjadi spesialis pemasangan dan perbaikan pipa air dari tahun 1980 hingga sekarang itu terbukti pada saat masyarakat mengajukan usulan pengadaan Sanitasi Air Bersih (SAB) tahun 2004 lewat program PPK ( Program Pengembangan Kecamatan ) sosok Kolok Getar menjadi spesial pemasangan dan perbaikan jaringan pipa air bersih program PPK Tahun 2004. Sumber mata airnya berada di Dusun Sangburni, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan dengan jarak tempuh 12 Km menuju Desa Bengkala.Berdasarkan keterangan ketua BPD Desa Bengkala I Made Arpana keberadaan sanitasi air bersih ( SAB ) mendapatkan piagam pengargaan dari Bupati Buleleng. Dan tahun 2006 SAB bengkala kembali mendapat piagam penghargaan sebagai SAB terbaik tingkat Nasional peringkat II. Hal itu di benarkan oleh Perbekel Bengkala I Made Astika. Kolok Getar melayani masyarakat bersama tim kerjanya yaitu I Nyoman Kistama, Wayan Sadra, Wayan Suidra dalam pemasangan dan pemeliharaan air bersi serta memperbaiki setiap kerusakan jaringan pipa tidak mendapat upah hanya wujud pengabdian kepada desa, kedatipun kerusakan itu terjadi di sumber mata air maupun di lingkungan desa Bengkala. Dalam memperbaiki atau mengontrol jaringan pipa air bersih Kolok Getar rela berjalan kaki naik turun jurang dan menyebrangi sungai untuk mencari keberadaan atau kerusakan jaringan pipa air bersih.Sosok Kolok Getar dalam memperbaiki setiap kerusakan jaringan pipa air bersih tidak mendapat upah sama sekali hanya penggunaan air secara geratis untuk keperluan dirinya dan keluarga hal itu juga ditegaskan oleh ketua UPS I Nyoman Arta bahwa semua satuan unit tim kerja UPS tidak ada yang mendapat honor hanya geratis pemakaian air demi kemajuaan Desa Bengkala. Menurut I Nyoman Kistama tim kerjanya Kolok Getar bahwa pola hidup sederhana dan kejujuran dari sosok Kolok            
                  Getar membuat masyarakat bangga akan ketulusan dan semangat pengabdiannya dalam menjalan kan tugas yang di bebankan. Yang menjadi kebanggaan warga masyarakat bengkala akan adanya air bersih, pada tahun 2008 stasiun TV swasta METRO TV khusus datang ke Bengkala untuk melihat dan meliput kegiatan sanitasi air bersih program PPK terkait piagam penghargaan SAB terbaik tingkat nasional disamping itu juga untuk melihat kehidupan sehari-hari Kolok Getar sebagai teknisi air bersih dan juga ingin membuktikan kepada publik bahwa ada warga tuli bisu yang menjadi spesialis pemasangan dan perbaikan jaringan pipa air bersih program PPK untuk desa Bengkala. Dalam program PNPM –MP tahun 2008 sosok Kolok Getar diminta membantu desa Mengening Kecamatan Kubutambahan dalam pemasangan dan pengembangan jaringan pipa SAB yang di usulkan dalam program PNPM-PM. Sebagai warga masyarakat kita patut bangga bahwa warga tuli bisu seperti kolok Getar mampu menjadi spesialis pemasangan dan perbaikan jaringan pipa SAB tanpa mendapat honor hannya pengabdian dan ketulusan hati demi kemajuan dan pembangunan desa Bengkala.Mampukah kita mengikuti jejak dan pengabdian serta ketulusan hati seperti Kolok Getar dalam membangun desa? Tanyakan pada hati kecil kita.

Selasa, 09 Februari 2010

Cerminan Diri

Hal-hal yang nampak baik dan luar biasa dimata umum, belum tentu membawa kebaikan buat diri kita sendiri"

"Hal-hal yang nampak buruk dan hina di mata umum, belum tentu tidak membawa kebaikan buat diri kita dan juga buat orang lain"

"Biarlah masalah derajat manusia Tuhan yang menentukan, dan perlakukanlah semua manusai secara manusiawi"

"Sebuah misi,konsep, atau tujuan tinggi mugkin penting buat anda, tapi lebih penting apakah tujuan itu akan membuat anda bahagia"

"Banyak manusia yang kesulitan mencari kebahagiaan, padahal kebahagiaan adalah sangat sederhana, yaitu menerima dengan ikhlas semua hal yang di terimanya dan berbuat dengan ikhlas apa yang mesti dilakukannya"

"Sikap ikhlas bukan berarti orang yang pasif dan pasrah pada segala hal, tapi bentuk ketegaran hati yang di bentuk oleh kejujuran pada diri sendiri"

Kamis, 26 November 2009

My motivasi

Latihlah diri anda untuk bersikap dan berbicara yang bijak - bukan bersikap dan berbicara yang manis , karena bijak berarti membangun,menghormati diri anda sendiri dan orang lain, sedangkan manis adalah mendustai diri sendiri dan orang lain , dan bila anda sudah menguasai sikap dan bicara yang bijak maka hiaslah dengan kemanisan, maka bijak+manis = Arif . Janganlah menjadi manis sebelum menjadi bijak, seperti halnya janganlah memutuskan untuk pernikahan sebelum bisa mandiri dan dewasa.

Janganlah bermain-main atau mengambil resiko dalam percintaan-asmara, karena itu artinya anda juga sedang mempermainkan diri anda sendiri seutuhnya , akibat pasti yang lebih buruk adalah hukum karma pasti berlaku kepada diri kita dan keluarga, karena Tuhan tidak tidur, dan alam semesta ini berjalan memang dengan hukum sebab akibat yang sempurna (bukan kebetulan).

Ada pepatah dari dunia petualangan yang mengatakan "hidup ini adalah permainan, maka jika ingin menang kuasailah seni bermain" , itu benar...tapi jika anda hanya fokus secara teknis permainan yang nampak secara nyata dan obyektif, maka anda hanya berada pada level dasar, atau ibarat seorang figuran, yang tak berarti . Melainkan kuasai dan pahami juga secara psikologi pengendali permainan itu (bandar-nya) . Artinya dalam kehidupan pahamilah hukum-hukum kehidupan, bukan cuma fokus pada apa yang nampak dimata serta sepak terjang manusia (sebagai pelarian atas kepanikannya) belaka , supaya anda bisa mencapai apa yang di harapkan semua insan, yaitu bahagia sejati.

Percintaan,Asmara, dan Sex adalah bahan bakar motivasi manusia , nilai seseorang akan sangat bergantung dalam kebijakan-nya mengendalikan hal-hal itu.

Rabu, 18 November 2009

KANDA PAT DAN GELOMBANG OTAK
Teknik berdasarkan Tantra ini banyak diterapkan di Masyarakat Hindu Dharma di Jawa dan Bali.
Tantra bukan untuk memperoleh ilmu-ilmu gaib, magis, kesaktian-kesaktian dan lain sebaginya. Tantra untuk memperoleh ketenangan, ketentraman, kedamaian. Untuk lebih jelasnya, tantra untuk mencapai tingkat Samadhi. Di Jawa dikenal dengan Sedulur Papat Pancer Lima, dan di Bali disebut KANDA PAT.
Kanda Pat merupakan salah satu cara peralihan mental Kundalini yang diterapkan di Jawa dan Bali. Kanda Pat adalah Empat Teman: Kanda = teman, Pat = empat, yaitu kekuatan-kekuatan Hyang Widhi yang selalu menyertai roh (Atman) manusia sejak embrio sampai meninggal dunia mencapai Nirwana. Menurut Kitab Suci Lontar Tutur Panus Karma, nama-nama Kanda Pat berubah-ubah menurut keadaan/ usia manusia:
1. Namanya selalu berubah sesuai dengan pertumbuhan manusia, karena pengaruh Panca Indria kepada Roh/ Atma juga berubah-ubah. Jadi nama yang berubah untuk memberi batasan pada masing-masing tingkat kekuatan pengaruh panca indria sejalan dengan pertumbuhan manusia. Panca Indria dapat menyebabkan keterikatan atman oleh karena itu atman perlu dilindungi. Yang bisa membantu manusia melindungi dirinya dari godaan panca indria adalah Kandapat.
2. Jika jalinan/ hubungan manusia dengan Kandapat terhambat atau bahkan tidak ada hubungan sama sekali, maka perlindungan Kandapat-pun berkurang atau tidak ada. Orang-orang kebathinan biasanya mulai dengan menguatkan Kandapatnya ini dengan cara selalu ingat dan membagi suka/ duka dengannya. Jika sudah dekat, Kandapat bisa jadi Guru dan penuntun karena pada hakekatnya Kandapat itu juga Manifestasi Hyang Widhi.
Kandapat adalah manifestasi Brahman (Hyang Widhi) yang Esa; jadi ia akan selalu ada dan selalu sama pada penjelmaan-penjelmaan manusia berikutnya.
Usia Manusia
Kanda 1
Kanda 2
Kanda 3
Kanda 4

Kandapat Rare:
Embrio
Karen
Bra
Angdian Lembana

Kandungan 20 hari
Anta
Prata
Kala
Dengen

Kandungan 40 minggu
Ari-ari
Lamas
Getih
Yeh-nyom

Lahir, tali pusar putus
Mekair
Salabir
Mokair
Selair

Kandapat Bhuta: Bayi bisa bersuara
Anggapati
Prajapati
Banaspati
Banaspatiraja

Kandapat Sari: 14 tahun
Sidasakti
Sidarasa
Maskuina
Ajiputrapetak

Bercucu :
Podgala
Kroda
Sari
Yasren

Kandapat Atma: Meninggal dunia
Suratman
Jogormanik
Mahakala
Dorakala

Kandapat Dewa: Manunggal (Moksa)
Siwa
Sadasiwa
Paramasiwa
Suniasiwa

Bagan di atas dapat juga dibaca terbalik dengan pengertian sebagai berikut:
Hyang Widhi mewujudkan diri menjadi empat manifestasi, kemudian keempatnya itu yaitu:
• Hyang Siwa selanjutnya mewujudkan dirinya menjadi ari-ari
• Hyang Sadasiwa mewujudkan diri sebagai lamas
• Hyang Paramasiwa mewujudkan diri menjadi getih, dan
• Hyang Suniasiwa mewujudkan diri menjadi Yeh-nyom.
Bentuk-bentuk KandaPat yang dapat dilihat dan diraba secara nyata adalah ari-ari, lamas, getih dan yeh-nyom. Setelah mereka dikuburkan (segera setelah bayi lahir) maka perubahan selanjutnya adalah abstrak (tak berwujud) namun dapat dirasakan oleh manusia yang kekuatan bathinnya terpelihara.


Keempat teman yang abstrak ini menyertai terus sampai manusia mati dan rohnya menghadap ke Hyang Widhi. Mereka juga menjaga dan melindungi roh, serta mencatat sejauh mana atman (roh) terpengaruh oleh indria keduniawian.
Semua pengalaman hidup di record oleh Sang Suratman yang dahulu berbentuk ari-ari. Inilah catatan subha dan asubha karma yang menjadi penilaian dan pertimbangan kesucian roh untuk menentukan tercapainya moksa (bersatunya atman-brahman) ataukah samsara (menjelma kembali). Kandapat ada dalam diri/ tubuh manusia, namun ketika tidur, kandapat keluar dari tubuh masuk ke Dunia Batin. Maka mereka perlu dibuatkan tempat suci/pelinggih berupa "pelangkiran" di kamar tidur, tempat bersemayamnya kanda pat ketika kita tidur pulas. Dunia Batin diwujudkan dalam bentuk “pelangkiran” atau ruang suci.


PELANGKIRAN
Pelangkiran berasal dari kata "langkir" artinya tempat memuja; yang malinggih di pelangkiran kamar tidur adalah Sang Kanda Pat yaitu : kekuatan Ida Sanghyang Widhi Wasa yang senantiasa menyertai diri kita sejak di kandungan sampai mati bahkan sampai Atman kita menghadap Sang Pencipta.


Mereka adalah :
1. Yeh Nyom yang menjadi Bhuta Anggapati berkedudukan di kulit.
2. Darah yang menjadi Bhuta Prajapati berkedudukan di darah.
3. Ari-ari yang menjadi Bhuta Banaspati berkedudukan di daging.
4. Lamas yang menjadi Bhuta Banaspatiraja berkedudukan di urat.


Dalam lontar "Aji Maya Sandhi" disebutkan ketika manusia sedang tidur maka Kanda Pat itu keluar dari tubuh manusia dan bergentayangan, ada yang duduk di dada, di perut, di tangan dsb. sehingga mengganggu tidur manusia; oleh karena itu perlu dibuatkan pelangkiran untuk stananya agar mereka dapat melaksanakan tugas sebagai "penunggu urip".

Jika itu dilaksanakan maka manusia akan tidur dengan tenang dan nyenyak karena sudah ada yang menjaga dari segala bentuk gangguan roh jahat. Di dalam pelangkiran itu letakkan tegteg daksina sebagai linggih mereka berempat, dan setiap purnama diperbaharui.

KANDA PAT => GELOMBANG OTAK.
Gelombang Otak ada empat yaitu : Beta, Alfa, Theta, dan Delta adalah komponen pembentukan kesadaran kita. Keempat gelombang itu terpancar dalam satu jalinan komposisi rimit yang menentukan kondisi kesadaran kita dalam suatu saat. Gelombang Otak merupakan teman manusia sejak embrio sampai manusia mati sama halnya dengan Kandapat.
Otak kita setiap saat menghasilkan impuls-impuls listrik. Aliran listrik ini, yang lebih dikenal sebagai KandaPat atau Gelombang Otak. Impuls-impuls listrik ini dapat diukur dua cara yaitu amplitude dan frekuensi. Amplitudo adalah besarnya daya impuls listrik yang diukur dalam satuan micro volt. Frekuensi adalah kecepatan emisi listrik yang diukur dalam cycle per detik, atauy hertz. Frekuensi inpuls menentukan jenis gelombang otak yaitu: Beta, Alfa, Theta atau Delta. Jenis atau kombinasi gelombang otak menentukan kondisi kesadaran pada suatu saat.

Pola Gelombang Otak Setiap orang punya gelombangnya otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi ke empat jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi telombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang, misalnya saat meditasi kita dapat secara sadar mengatur jenis gelombang otak mana yang ingin kita hasilkan.

Beta
Beta adalah gelombang otak yang frekuensinya paling tinggi (beta rendah 12-15 Hz, beta 16-20 Hz, dan beta tinggi 21-40 Hz) yang dihasilkan dari proses berpikir secara sadar.
Kita menggunakan beta untuk berpikir, berinteraksi, dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Alfa
Alfa adalah jenis gelombang yang frekuensinya sedikit lebih lambat dibandingkan beta, yaitu 8-12 Hz. Alfa berhubungan dengan kondisi pikiran yang rileks dan santai. Dalam kondisi alfa, pikiran dapat melihat gambaran mental secara sangat jelas dan dapat merasakan sensasi dengan lima indra dan apa yang terjadi atau dilihat semuanya hanya dalam pikiran. Alfa adalah pintu gerbang bawah sadar.

Pada tahun 60-an dan 70-an, alfa sangat popular dan diklaim sebagai gelombang otak paling penting, yang merupakan kunci untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi. Seiring dengan penelitian menggunakan alat lebih canggih micro technology modern oleh banyak pakar terkemuka bahwa alfa bukanlah gelombang terpenting.

Manfaat alfa yang utama adalah sebagai jembatan penghubung antara pikiran sadar dengan bawah sadar. Alfa memungkinkan kita untuk menyadari keberadaan mimpi dan keadaan meditasi terdalam yang kita capai. Tanpa alfa, kita tidak dapat mengingat saat terbangun dari mimpi dan meditasi yang sangat dalam atau selesai bermeditasi.

Theta
Theta adalah gelombang otak pada frekuensi 4-8 Hz, yang dihasilkan oleh pikiran bawah sadar, muncul saat kita bermimpi. Jadi gelombang inilah yang membaca rekaman dari KandaPat (alam bawah sadar kita). Bawah sadar juga merekam materi yang berasal dari kreativitas yang ditekan atau tidak diberi kesempatan untuk muncul ke permukaan dan materi psikologis yang ditekan. Meski kita dapat masuk ke theta dan membaca rekaman bawah sadar, bila tidak dibantu oleh gelombang alfa dan beta, semua data tidak dapat dikenali oleh pikiran sadar. Jadi semua data yang berhubungan emosi, baik itu emosi positif maupun negative, tersimpan dalam pikiran bawah sadar. Emosi-emosi negative yang tidak teratasi dengan baik, setelah masuk ke pikiran bawah sadar, akhirnya menjadi beban psikologis yang menghambat kemajuan diri seseorang.
Bila kita berhasil masuk ke kondisi theta, ktia akan megnalami kondisi meditative yang sangat dalam. Semua pengalaman meditative yang selama ini dicari oleh orang yang melakukan praktik meditasi, misalnya keheningan, ketenangan, kedalaman, dan puncak kebahagiaan, dirasakan di dalam theta. Theta adalah “puncak” di dalam “pengalaman puncak” serta merasakan sensasi “ah-ha”.
Saat kita ingin mengobati dan menyembuhkan tubuh atau pikiran, kita harus masuk ke theta agar dapat mencapai hasil maksimal.

Delta
Delta adalah gelombang otak yang paling lambat, pada kisaran frekuensi 0,1-4 Hz, dan merupakan frekuensi dan pikiran nirsadar.
Pada saat kita tidur lelap, otak hanya menghasilkan gelombang delta agar kita dapat istirahat dan memulihkan kondisi fisik. Pada orang tertentu, saat dating kondisi sadar, delta dapat muncul bersamaa dengan gelombang lainnya. Dalam keadaan itu, delta bertindak sebagai “radar” yang mendasari kerja intuisi, empati, dan tindakan yang bersifat insting. Delta juga memberikan kebijakan-kebijakan dengan level kesadaran psikis yang sangat dalam.
Gelombang delta sering tampak dalam diri orang yang profesinya bertujuan mengarahkan kita dalam hal waktu dan ruang. Delta berfungsi sebagai system peringatan dini untuk merasakan adanya ancaman atau bahaya.
Delta memungkinkan kita untuk “melihat” informasi yang tidak dapat ditangkap oleh pikiran sadar. Dari sudut pandang negative, delta juga dapat digunakan untuk kondisi berhati-hati yang berlebihan. Sikap hati-hati yang berlebihan, atau lebih tetap disebut dengan kepekaan, sangat berguna “membaca” kondisi emosi lingkungan sekitarnya dan berusaha mengendalikan kondisi ini demi keselamatan hidupnya.

Gelombang Beta, Alfa, Theta, dan Delta adalah komponen pembentuk kesadaran kita. Keempat gelombang itu menentukan kondisi kesadaran kita dalam suatu saat.

Kanda Pat / Gelombang Otak inilah yang selalu menolong manusia untuk memperoleh ketenangan, ketentraman, kedamaian.

Kakang Kawah Adi Ari-Ari
Sedulur Papat Lima Pancer


Pancer itu diibaratkan diri sendiri, Posisi pancer berada ditengah, diapit oleh dua saudara tua (kakang mbarep, kakang kawah) dan dua saudara muda (adi ari-ari dan adi wuragil). Ngelmu sedulur papat lima pancer lahir dari konsep penyadaran akan awal mula manusia diciptakan dan tujuan akhir hidup manusia (sangkan paraning dumadi).
Awal mula manusia diciptakan di awali dari saat-saat menjelang kelahiran.
Sebelum sang bayi (bayi, dalam konteks ini adalah pancer) lahir dari rahim ibu, yang muncul pertama kali adalah rasa cemas si ibu. Rasa cemas itu dinamakan Kakang mbarep. Kemudian pada saat menjelang bayi itu lahir, keluarlah cairan bening atau banyu kawah sebagai pelicin, untuk melindungi si bayi, agar proses kelahiran lancar dan kulit bayi yang lembut tidak lecet atau terluka. Banyu kawah itu disebut Kakang kawah. Setelah bayi lahir akan disusul dengan keluarnya ari-ari dan darah.
Ari-ari disebut Adi ari-ari dan darah disebut Adi wuragil.
Ngelmu sedulur papat lima pancer memberi tekanan bahwa, manusia dilahirkan ke dunia ini tidak sendirian. Ada empat saudara yang mendampingi.
Pancer adalah suksma sejati dan sedulur papat adalah raga sejati.
Bersatunya suksma sejati dan raga sejati melahirkan sebuah kehidupan.

Hubungan antara pancer dan sedulur papat dalam kehidupan, digambarkan dengan seorang sais mengendalikan sebuah kereta, ditarik oleh empat ekor kuda, yang berwarna merah, hitam, kuning dan putih. Sais kereta melambangkan kebebasan untuk memutuskan dan berbuat sesuatu. Kuda merah melambangkan energi, semangat, kuda hitam melambangkan kebutuhan biologis, kuda kuning melambangkan kebutuhan rohani dan kuda putih melambangkan keheningan, kesucian.
Sebagai sais, tentunya tidak mudah mengendalikan empat kuda yang saling berbeda sifat dan kebutuhannya. Jika sang sais mampu mengendalikan dan bekerjasama dengan ke empat ekor kudanya dengan baik dan seimbang, maka kereta akan berjalan lancar sampai ke tujuan akhir. Sang Sangkan Paraning Dumadi.

Dalam adat dan ajaran jawa dikenal istilah 'SEDULUR PAPAT KELIMA PANCER'
PANCER adalah diri kita..
Setiap manusia mempunyai empat saudara ketika masih berupa janin,
meraka menjaga pertumbuhan manusia didalam kandungan Ibu.

Anak pertama yaitu KETUBAN atau KAWAH, ketika Ibu melahirkan yang pertama keluar adalah ketuban karena itu dianggap sebagai Saudara Tua.
Setelah itu saudara kandung yang lebih muda yaitu ARI-ARI, Tembuni atau Plasenta pembungkus janin dalam rahim.
ARI-ARI memayungi tindakan sang janin dalam perut Ibu yang mengantarkan sampai ke tujuan yaitu ikut keluar bersama sang bayi.
Berikutnya DARAH inipun saudara sang janin, tanpa adanya darah janin bukan saja tak bisa tumbuh tapi juga akan mengalami keguguran.
Saudara berikutnya yaitu PUSAR ia sebagai sarana yang menghantarkan zat makanan dari sang ibu kepada janin.

Umumnya orang menganggap bahwa KETUBAN, ARI-ARI, DARAH dan TALI PUSAR adalah wahana atau alat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin dalam perut.

Begitu bayi dilahirkan semua itu akan dianggap tidak berfungsi lagi dan tak ada sangkut pautnya dalam kehidupan... dan yang demikian ini merupakan pandangan Materialistik padahal begitu besar maknanya dan pengertiannya bila dilihat dari sudut Metafisik.

Saudara kita itulah yang menjaga kita dalam kehidupan ini yang kembali ke anasir bumi, air , udara dan api hanyalah ke empat jasadnya. namun dari segi spiritualnya masih menyertai kehidupan kita.





Rekan sedharma Yth.
Om Swastyastu,
Kanda Pat adalah Empat Teman: Kanda = teman, Pat = empat, yaitu kekuatan-kekuatan Hyang Widhi yang selalu menyertai roh (Atman) manusia sejak embrio sampai meninggal dunia mencapai Nirwana. Menurut Kitab Suci Lontar Tutur Panus Karma, nama-nama Kanda Pat berubah-ubah menurut keadaan/ usia manusia:
Usia Manusia Kanda 1 Kanda 2 Kanda 3 Kanda 4
Kandapat Rare:
Embrio Karen Bra Angdian Lembana
Kandungan 20 hari Anta Prata Kala Dengen
Kandungan 40 minggu Ari-ari Lamas Getih Yeh-nyom
Lahir, tali pusar putus Mekair Salabir Mokair Selair
Kandapat Bhuta:
Bayi bisa bersuara Anggapati Prajapati Banaspati Banaspatiraja
Kandapat Sari:
14 tahun Sidasakti Sidarasa Maskuina Ajiputrapetak
Bercucu Podgala Kroda Sari Yasren
Kandapat Atma:
Meninggal dunia Suratman Jogormanik Mahakala Dorakala
Kandapat Dewa:
Manunggal (Moksa) Siwa Sadasiwa Paramasiwa Suniasiwa
Bentuk-bentuk kandapat yang dapat dilihat dan diraba secara nyata adalah ari-ari, lamas, getih dan yeh-nyom. Setelah mereka dikuburkan (segera setelah bayi lahir) maka perubahan selanjutnya adalah abstrak (tak berwujud) namun dapat dirasakan oleh manusia yang kekuatan bathinnya terpelihara.
Bagan di atas dapat juga dibaca terbalik dengan pengertian sebagai berikut:
Hyang Widhi mewujudkan diri menjadi empat manifestasi, kemudian keempatnya itu yaitu:
1. Hyang Siwa selanjutnya mewujudkan dirinya menjadi ari-ari
2. Hyang Sadasiwa mewujudkan diri sebagai lamas
3. Hyang Paramasiwa mewujudkan diri menjadi getih, dan
4. Hyang Suniasiwa mewujudkan diri menjadi Yeh-nyom.
Keempat teman yang abstrak ini menyertai terus sampai manusia mati dan rohnya menghadap ke Hyang Widhi. Mereka juga menjaga dan melindungi roh, serta mencatat sejauh mana atman (roh) terpengaruh oleh indria keduniawian. Semua pengalaman hidup di record oleh Sang Suratman yang dahulu berbentuk ari-ari. Inilah catatan subha dan asubha karma yang menjadi penilaian dan pertimbangan kesucian roh untuk menentukan tercapainya moksa (bersatunya atman-brahman) ataukah samsara (menjelma kembali). Kandapat ada dalam diri/ tubuh manusia, namun ketika tidur, kandapat keluar dari tubuh. Maka mereka perlu dibuatkan pelinggih berupa "pelangkiran" di kamar tidur, tempat bersemayamnya kanda pat ketika kita tidur pulas.
Demikian penjelasan saya,
Om Santi, Santi, Santi, Om....

Jumat, 05 Juni 2009

COMMUNITY

kirim aja email : cdsf.community@yahoo.com

Selasa, 02 Juni 2009